-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Satlantas Polres Aceh Timur Gelar Razia, Knalpot Blong

Wednesday, 21 April 2021 | April 21, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-21T17:58:35Z
   
MEDIAAWAI.COM | ACEH TIMUR- Jajaran Satlantas Polres Aceh Timur,Rabu (21/4/2021) malam melakukan patroli dan razia di ruas jalan kawasan pusat pemerintahan kabupaten Aceh Timur dan beberapa tempat lainnya.

Sasaran razia adalah sepeda motor yg menggunakan knalpot blong dan juga aksi
balap liar yang dapat mengganggu kenyamanan warga.

Dalam razia melibatkan anggota Satlantas dan Sat Sabhara, sejumlah sepeda motor yang menggunakan knalpot blong diamankan.

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widyantoro S.I.K.MH melalui Kabag OPS polres Aceh Timur Salmidin SE di dampingi Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Andrew Agrifina Prima Putra & Ipda Andi Ananta Kanit Patroli Satlantas kepada media ini, Kamis (22/4/2021) mengatakan, anggota gabungan Polres Aceh Timur menerima informasi dari masyarakat,terkait sepeda motor yang menggunakan knalpot blong.

Selain itu warga juga menginformasikan ada sejumlah sepeda motor berkumpul diduga akan melakukan balapan liar. 

Mendapat laporan tersebut maka anggota Polres Aceh Timur langsung bergerak kesasaran dg metode hunting.

Tujuannya dari kegiatan ini agar terciptanya ketertiban berlalu lintas yang aman dan nyaman apalagi dalam suasana bulan ramadhan serta meningkatkan kepatuhan pengendara kendaraan bermotor terhadap peraturan lalu lintas serta mematuhi Protokol Kesehatan.

Petugas secara Tegas namun tetap Humanis mengamankan kendraan yang tidak standar ( kanlpot blong) yg terjaring dan dibawa ke Mapolres Aceh Timur,ujar Kabag OPS Polres Aceh Timur.

Dalam kegiatan patroli  malam ini ada beberapa ada beberapa pengendara lainnya tidak melengkapi surat-surat kendaraan dan diingatkan agar tidak melakukan balapan liar.pungkas Kabag OPS polres Aceh Timur Salmidin.

Sebelumnya di beritakan media ini,Bulan Ramadhan yaitu bulan suci yang penuh berkah sehingga manusia berlomba lomba beribadat untuk mendapatkan Ridha Ilahi dan pahala darinya, apa lagi dibulan puasa umm Islam diwajibkan berpuasa dengan menahan hawa nafsu seperti menahan lapar dan haus, emosi, menjaga lisan dan sebagainya. Senin (19/04/2021)

Namun apa daya bagi masyarakat Aceh Timur diseputaran kota Idi Rayeuk tepatnya disepanjang Jalur Dua Jln.Medan - Banda Aceh yang dibuat sangat resah dan jengkel oleh suara kenalpot Jahat yang menghasilkan suara yang sangat keras/bising membuat ketidak nyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadahnya, karena suara kenalpot bising tersebut kerap kali terdengar diwaktu malam bahkan sampai pagi hari, bahkan tidak jarang suara bising tersebut terdengar berlomba lomba dengan suara azan juga saat orang orang sedang menunaikan ibadah shalat, baik itu shalat subuh, magrib dan lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh warga Titi Baroe yang tidak mau disebutkan namanya, ia mengatakan bahwa Jalur Dua tersebut sudah seperti arena balapan motor yang selalu dipakai untuk balapan. Anehnya lagi, hal tersebut terkesan dibiarkan saja oleh pihak penertiban/Berwajib yang seharusnya melayani masyarakat agar tentram, nyaman dan damai dalam beraktivitas, sedangkan hal tersebut sungguh sangat mengganggu kenyamanan. Kata warga Titi Baroe. 

"Aneh aja Bang, pada hal hampir setiap malam bahkan sampai subuh apa lagi pas sore menjelang magrib sangat sering terdengar suara tersebut tapi belum ada tindakan apa apa dari pihak penertiban, bahkan tak jarang jalur dua tersebut dijadikan tempat balapan liar," kata warga yang tidak mau disebutkan namanya yang dibenarkan oleh masyarakat lainnya dengan nada cemas dan kecewa.

Sambungnya, yang kami khawatirkan ketika masyarakat mulai hilang kesabarannya dan mulai menindak atau langsung main hakim sendiri, mengingat mereka selalu bergembolan untuk selalu membuat onar dengan suara suara bising yang sengaja digembor gembor beramai ramai.

"Masyarakat sudah banyak yang geram, jangan sampai hal hal yang tidak diinginkan terjadi seperti main hakim sendiri, melembar batu atau main razia sendiri terus langsung diberikan pelajaran ditempat yang pastinya akan mengakibatkan sangat fatal," ujarnya.

Dan ia berharap kepada pihak berwajib atau keamanan agar segera menindak serius permasalahan tersebut supaya Hal hal yang tidak diingan tidak terjadi. Tutupnya.

Saat awak media memintai keterangan lanjutan sama Kepala Desa (Geuchik) Titi Baroe, Muhammad Adam SH, membenarkan adanya Suara bising tersebut yang mengakibatkan ketidak nyamanan.

"Benar, Suara bising tersebut sudah seperti makanan Sehari Hari, dan kita juga berharap agar ditindak cepat supaya Hal Hal yang tidak dinginkan tidak terjadi, karena saya tidak tau apa yang akan dilakukan oleh warga kedepaan, namun saya sebagai kepala desa selalu mengatakan agar jangan sewenang wenang main hakim sendiri, untuk urusan tersebut kita serahkan saja sama pihak yang berwajib," Jelas Adam Tibro sapaan akrap Geuchik Titi Baroe tersebut.
×
Berita Terbaru Update